https://picasion.com/
NEWS  

Atlit Disabilitas, Acep Jhon Efendi: Proses Pemilihan Ketua NPCI Kabupaten Bekasi Harus Transparan Dan Demokratis

EDUKADI NEWS – MITRANEWS.NET – Pemilihan ketua National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi harus dilakukan secara transparan dan demokratis sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi.

Transparansi ini sangat krusial untuk mencegah konflik internal atlit dan memastikan pengelolaan dana tepat sasaran.

Demikian disampaikan mantan sekretaris NPCI Kabupaten Bekasi Acep John Efendi, Rabu, 20 Mei 2026.
Acep mengatakan, untuk mewujudkan pemilihan yang bersih dan akuntabel, beberapa tahapan pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) pemilihan Ketua NPCI Kabupaten Bekasi periode 2026-2031 harus dilewati.

Tahapan-tahapan itu mulai proses pendaftaran, penjaringan, verifikasi berkas bakal calon, pemaparan program kerja dan mekanisme pemungutan suara secara jujur dan langsung untuk menghindari praktik kecurangan.

“Pemilihan harus terbuka, dan begitupun panitia penyelenggara harus netral, independen serta terbebas dari intervensi pihak manapun,” ungkap Acep.

Sosok yang tidak terlibat penyalahgunaan dana NPCI tahun 2024 itu menyebut tiga nama calon ketua NPCI Kabupaten Bekasi yang terbukti mengharumkan nama Kabupaten Bekasi di ajang olahraga disabilitas. Ketiga nama tersebut, yakni Kurniawan, Adit, dan Hilman.

“Ya itu calonnya tiga atlit yang sudah membela Kabupaten Bekasi, bang Kurniawan yang sudah membela Kabupaten Bekasi, lalu Adit yang juga sudah membela Kabupaten Bekasi, dan Hilman yang sudah membela Kabupaten kab.bekasi tapi KTP bogor ” beber Acep.

Dia berharap kepengurusan NPCI Kabupaten Bekasi periode 2026-2023 secepatnya dilakukan dengan mengedepankan prinsip keterbukaan dan demokrasi demi menjaga soliditas organisasi serta persatuan para atlet.

“Ya mudah-mudahan kepengurusan NPCI Kabupaten Bekasi periode 2026-2031 dapat membawa perubahan ke depannya, lebih berprestasi, sejahtera, dan berkeadilan. Terus bisa mewujudkan harapan masyarakat Jawa Barat, khususnya masyarakat disabilitas,” harap Acep. (***)

https://picasion.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://picasion.com/