EDUKADI NEWS – Kampar, 02 September 2026.
UPT SMPN 7 Tambang terus berkomitmen melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga unggul dalam iman, akhlak, dan teknologi. Hal ini diimplementasikan melalui Kelas F 7 sebagai salah satu branch atau percontohan program unggulan di UPT SMPN 7 Tambang.
Konsep utama Kelas F 7 adalah “Belajar Tidak Hanya Teori, Tapi Juga Praktek Ibadah”. Ditambah dengan penguatan Tahfiz Al-Qur’an yang telah teraplikasi menjadi budaya sekolah dan pemanfaatan sistem aplikasi SAJUTA dalam manajemen pembelajaran.
Nelli Wirda, S.Pd, M.Pd – Kepala UPT SMPN 7 Tambang menyampaikan bahwa pendidikan saat ini harus menjawab 3 tantangan: akademik, spiritual, dan digital.
“Di Kelas F 7, guru pendamping bukan hanya mentransfer ilmu pengetahuan saja. Guru juga menanamkan nilai-nilai religius dan membimbing siswa dalam praktek ibadah. Ditambah lagi kami sudah membudayakan Tahfiz Al-Qur’an dan menggunakan aplikasi SAJUTA untuk memantau perkembangan siswa,” ujar Nelli Wirda, S.Pd, M.Pd.
Dengan 3 pilar ini, siswa diharapkan menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak mulia, cinta Al-Qur’an, dan melek teknologi pendidikan.
Program Tahfiz Al-Qur’an sudah menjadi budaya di UPT SMPN 7 Tambang, termasuk di Kelas F 7. Setiap hari siswa dibiasakan untuk setoran hafalan surat-surat pendek, murajaah, dan tilawah 10 menit sebelum pelajaran dimulai.
Targetnya, setiap siswa minimal hafal Juz 30 dan beberapa surat pilihan. Guru Tahfiz mendampingi langsung dan memberikan motivasi agar anak-anak mencintai Al-Qur’an sejak dini.
Kegiatan ini juga didukung orang tua melalui program hafalan di rumah, sehingga sinergi sekolah dan rumah berjalan.
Selain Tahfiz, siswa Kelas F 7 juga rutin melaksanakan praktek sholat Dhuha, Dzuhur berjamaah, doa harian, dan adab-adab islami di kelas. Seperti terlihat pada dokumentasi, siswa berbaris rapi untuk sholat berjamaah dengan khusyuk.
Guru pendamping berperan sebagai orang tua kedua. Mereka membimbing langsung mulai dari wudhu, gerakan sholat, hingga akhlak sehari-hari seperti jujur, disiplin, dan tolong-menolong.
Sebagai bentuk transformasi digital, UPT SMPN 7 Tambang telah menerapkan sistem aplikasi SAJUTA. SAJUTA adalah aplikasi sekolah yang digunakan untuk memantau kehadiran, nilai akademik, hafalan Tahfiz, kegiatan ibadah, hingga komunikasi guru dengan orang tua.
“Dengan SAJUTA, orang tua bisa langsung memantau perkembangan anak di sekolah secara real time. Mulai dari nilai, absensi, sampai target hafalan Al-Qur’an anak. Ini memudahkan transparansi antara sekolah dan rumah,” jelas Operator SAJUTA UPT SMPN 7 Tambang.
Sebagai salah satu branch penerapan SAJUTA, Kelas F 7 menjadi kelas percontohan dalam penggunaan aplikasi ini secara maksimal.
Dengan tagline “Mencetak Generasi Cerdas, Berakhlak, dan Religius”, Kelas F 7 UPT SMPN 7 Tambang ingin menjadi role model sekolah berbasis karakter dan teknologi di Kabupaten Kampar.
“Kami berharap lulusan Kelas F 7 ini tidak hanya bisa masuk sekolah favorit, tapi juga menjadi penghafal Qur’an, taat ibadah, dan siap menghadapi era digital,” tutup Nelli Wirda, S.Pd, M.Pd.
Kedepannya, budaya Tahfiz dan sistem SAJUTA akan diperluas ke seluruh kelas di UPT SMPN 7 Tambang.
(Udra Edukadi News)













