https://picasion.com/
NEWS  

MENANTANG ARUSBy Ir. Syarifuddin Adek Ketua DPP MKGR periode 2006 _ 2014.

EDUKADI NEWS- Pekanbaru 28 Mei 2026.
Semua orang berasumsi menantang arus adalah pekerjaan sia-sia karena berisiko fatal. Hal yang sulit dibantah. Tapi pendapat itu tidak 100% benar.

Rocky Gerung selalu berucap: “Hidup adalah perjuangan menghadapi tantangan bagaikan arus sungai. Siapa yang tidak mau menantang arus berarti sudah mati sebelum mati beneran.”

Mari lihat contoh sederhana. Burung tidak dapat terbang jika tanpa angin. Seberapa besar pun angin, burung tetap mampu terbang. Bukan hanya burung yang menantang arus, tapi seluruh makhluk, termasuk manusia.

Tantangan adalah kekuatan yang wajib dilawan. Tentu ada kiatnya. Sebelum menantang arus, wajib kita pahami dulu: seperti apa arus itu?

Mari kita tengok kiat Bapak Prabowo Subianto. Sekarang beliau berhasil mencapai cita-cita, menduduki kekuasaan tertinggi sebagai Presiden RI ke-8. Tahukah kita apa yang beliau hadapi sebelumnya? Beliau masuk arus dan mampu berenang menghadang tantangan. Apakah tantangan beliau berhenti? Tentu tidak. Dengan bekal prajurit, niat baik untuk anak bangsa, beliau tidak berhenti. Terus menyapu bersih tantangan yang datang, sesuai kiatnya.

Dalam opini saya, bukan hanya pemimpin yang mampu menantang arus. Di akhir perjuangan, mereka berhasil karena niat baik, gigih berikhtiar, serta berdoa.

Inilah titipan Bapak MKGR kepada warganya: menantang arus bukan cari mati, tapi membuktikan kita masih hidup.

Sejalan dengan ucapan ahli hukum tata negara Prof. Sahetapy: “Secepat kilat penjahat lari, namun pasti tertangkap juga.” Masih banyak konspirasi jahat yang akhirnya pasti terungkap. Semboyan penyidik: “Penyidik itu sakti dan indera waspada.”

Inilah yang tidak dapat dilawan oleh para konspirator dan mafia tanah di NKRI ini. Mereka pikir “jangan menantang arus” bisa jadi tameng. Mereka salah.

Semoga anak bangsa mengkaji kembali sejarah bangsa ini, sehingga NKRI terlepas dari tantangan global dan warisan feodal penjajah, sekaligus terhindar dari degradasi bangsa.

Semoga istilah “jangan menantang arus” yang jadi tameng penguasa, tidak layak lagi untuk ditakuti anak bangsa. Karena arus bisa dilawan, jika niatnya benar dan ikhtiarnya nyata.

(Udra Edukadi News)

https://picasion.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://picasion.com/