EDUKADI NEWS – Kampar 28 April 2026
Pemilik Agustina Usman: Minta Akses Angkutan Umum & Bantuan BKSDA untuk Satwa
Kebun Binatang Kasang Kulim (KKZ) di Jl. H. Usman No. 1, Kubang Raya, Kampar, merupakan satu-satunya kebun binatang yang ada di Provinsi Riau. Saat ini KKZ sangat membutuhkan bantuan perbaikan infrastruktur jalan.
“Jalan yang dilewati pengunjung sudah banyak yang rusak dan berlubang. Kalau hujan jadi kubangan, sangat berbahaya,” keluh salah satu pengunjung setia KKZ.
TIGA HARAPAN UTAMA KKZ:
- PERBAIKAN JALAN AKSES
Sebagai satu-satunya kebun binatang di Riau, KKZ adalah aset wisata edukasi dan konservasi. Kondisi jalan rusak menurunkan minat wisatawan, membahayakan pengunjung, dan menghambat distribusi pakan satwa. KKZ memohon Dinas PUPR Kab. Kampar & Pemprov Riau segera memperbaiki & mengaspal jalan menuju KKZ. - TERSEDIA ANGKUTAN UMUM KE KKZ
“Kami ingin ada kendaraan umum yang lewat jalur KKZ,” ujar Agustina Usman,S.Sos, pemilik KKZ. Banyak pelajar, mahasiswa, dan keluarga tidak memiliki kendaraan pribadi. Adanya trayek angkot atau bus wisata ke Jl. H. Usman No. 1 akan mempermudah akses masyarakat untuk belajar konservasi. - BANTUAN BKSDA RIAU UNTUK SATWA
KKZ juga berharap BKSDA Riau memberikan perhatian berupa bantuan pakan, dukungan medis dokter hewan, serta kemitraan penyelamatan satwa. Sebagai lembaga konservasi swasta, KKZ selama ini berjuang mandiri, termasuk saat COVID-19 tanpa pemasukan. “Hewan juga makhluk hidup, harus makan tiap hari. Kami tidak bisa berjuang sendiri terus,” tegas Agustina.
Kenapa perlu diperhatikan?
- Satu-satunya di Riau: Jika KKZ tutup, Riau kehilangan pusat edukasi satwa & konservasi ex-situ.
- Dampak Ekonomi: Jalan bagus & ada angkutan umum = kunjungan naik = PAD Kampar naik = UMKM sekitar hidup.
- Misi Konservasi: KKZ merawat puluhan jenis satwa. Akses sulit membuat biaya operasional makin tinggi.
- AGUSTINA USMAN menyatakan
“KKZ ini bukan milik saya pribadi, tapi milik masyarakat Riau. Kami rawat satwa untuk anak cucu. Tolong Pemprov, Bupati Kampar, dan BKSDA bantu kami. Perbaiki jalan, adakan angkutan umum, dan jangan lupakan pakan untuk satwa.”
( Udra Edukadi News )













