{"id":9693,"date":"2026-04-12T15:32:15","date_gmt":"2026-04-12T08:32:15","guid":{"rendered":"https:\/\/edukadi.com\/?p=9693"},"modified":"2026-04-12T15:32:33","modified_gmt":"2026-04-12T08:32:33","slug":"jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/","title":{"rendered":"\u201cJANGAN REMEHKAN WARTAWAN!\u201dKasus Pengeroyokan Wartawan di Kadipaten Mandek, Korban Tuntut Kepastian Hukum Tanpa Tebang Pilih"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>EDUKADI NEWS &#8211; <\/strong>Kasus dugaan pengeroyokan terhadap wartawan Ivan Afriandi di Kabupaten Majalengka kembali menjadi sorotan tajam dari berbagai organisasi pers dan elemen masyarakat sipil. Peristiwa yang terjadi pada 28 Desember 2023 tersebut dinilai bukan sekadar tindak pidana biasa, melainkan bentuk kekerasan di ruang publik yang secara nyata mencederai kebebasan pers serta menguji konsistensi penegakan hukum tanpa pandang bulu.(12\/04\/2026)<\/p>\n\n\n\n<p>Ivan saat ini tercatat sebagai wartawan di Media Tribun Tipikor serta menjabat sebagai Sekretaris DPC Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Majalengka, di bawah kepemimpinan Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A.<\/p>\n\n\n\n<p>Saat kejadian, ia merupakan wartawan di Media Jurnal Investigasi.com serta aktif dalam organisasi profesi pers Ikatan Wartawan Online Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>Sejumlah organisasi pers menegaskan bahwa kekerasan terhadap wartawan saat menjalankan tugas jurnalistik bukan hanya pelanggaran pidana, tetapi juga serangan langsung terhadap pilar demokrasi dan kebebasan pers yang dijamin undang-undang. Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya Pasal 4 ayat (1), kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara, Pasal 6 menegaskan fungsi pers sebagai kontrol sosial dan penegakan nilai demokrasi, serta Pasal 8 yang secara eksplisit mewajibkan adanya perlindungan hukum terhadap wartawan dalam menjalankan tugasnya. Bahkan Pasal 18 ayat (1) UU Pers secara tegas mengancam pidana bagi setiap pihak yang dengan sengaja menghambat, menghalangi atau melakukan kekerasan terhadap kerja jurnalistik. Ketentuan ini juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia yang menegaskan perlindungan terhadap kebebasan berekspresi dan memperoleh informasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan dasar hukum yang sudah sangat jelas dan tidak multitafsir tersebut, lambannya penanganan perkara ini menimbulkan pertanyaan serius publik terhadap kinerja aparat penegak hukum. Ketika laporan resmi, visum dan saksi lapangan telah tersedia, namun proses penegakan hukum tidak menunjukkan kepastian, maka yang dipertanyakan bukan lagi sekadar perkembangan perkara, melainkan komitmen institusi dalam menjalankan amanat undang-undang. Kondisi ini memunculkan kesan adanya pembiaran yang bertentangan dengan kewajiban hukum untuk memberikan perlindungan maksimal kepada jurnalis sebagai bagian dari kebebasan pers.<\/p>\n\n\n\n<p>Peristiwa bermula saat korban bersama dua rekannya, Endi Suhendi dan Ujang Darwin, yang juga merupakan wartawan media online Biro Majalengka, melakukan tugas peliputan dan investigasi terhadap sebuah warung yang diduga kuat menjadi lokasi penjualan minuman keras di wilayah Kadipaten, tepatnya di Blok Sawala, Desa Kadipaten, di jalur utama Jalan Raya Bandung\u2013Cirebon. Lokasi tersebut berada sangat dekat dengan lingkungan pendidikan, hanya beberapa meter dari SMPN 1 Kadipaten, serta tidak jauh dari Kantor Polsek Kadipaten.<\/p>\n\n\n\n<p>Keterkaitan kegiatan konfirmasi di lokasi tersebut berangkat dari informasi warga sekitar yang menyebutkan adanya aktivitas pelajar berseragam SMP yang diduga kerap membeli minuman di warung tersebut, bahkan muncul dugaan adanya peredaran obat tertentu seperti tramadol yang dijual bebas tanpa izin. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui investigasi lapangan sebagai bagian dari kerja jurnalistik untuk verifikasi fakta, bukan sekadar kabar lisan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun saat proses konfirmasi dan pengambilan dokumentasi di lokasi, situasi berubah menjadi aksi kekerasan di muka umum.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSaya sempat berusaha menyelamatkan diri dengan mengendarai motor milik Endi Suhendi. Namun karena kondisi lalu lintas saat itu padat, pergerakan kendaraan tersendat hingga akhirnya saya terjebak. Bahkan sebelum sempat turun dari motor, saya sudah diserang bertubi-tubi disertai lemparan botol minuman keras. Pukulan yang terus-menerus membuat helm yang saya gunakan hancur pada bagian mika hingga akhirnya helm pun terlepas dari kepala, sementara motor yang saya kendarai ikut terjatuh hingga menimpa tubuh saya. Kejadian tersebut disaksikan banyak orang di lokasi, namun tidak ada yang berani menolong atau melerai. Endi Suhendi saya lihat panik dan serba salah sehingga tidak mampu menghentikan kejadian tersebut, sementara Ujang Darwin sudah tidak terlihat di lokasi dan diduga berhasil menyelamatkan diri,\u201d jelasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Peristiwa tersebut terjadi di ruang publik yang ramai, di jalur utama provinsi Cirebon\u2013Bandung, hingga sempat menimbulkan gangguan arus lalu lintas.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasca kejadian, korban langsung melapor ke Polsek Kadipaten yang berada tidak jauh dari lokasi, kemudian diarahkan untuk menjalani visum di RSUD Cideres sebagai bukti medis.<\/p>\n\n\n\n<p>Surat pelaporan resmi tersebut telah ditetapkan dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan di Kantor Kepolisian Resor (Polres) Majalengka, Jawa Barat, dengan Nomor : LP \/ B \/ 531 \/ XII \/ 2023 \/ SPKT \/ Polres Majalengka \/ Polda Jabar, pada hari Jumat tanggal 29 Desember 2023, yang diterima oleh Kanit SPKT II yakni Aiptu Mumuh Sukmana.<\/p>\n\n\n\n<p>Pasca pelaporan tersebut, masih terdapat komunikasi melalui sambungan WhatsApp dengan salah satu anggota Polres yang menangani kasus ini. Dalam percakapan tersebut disampaikan informasi bahwa para pelaku tidak berada di tempat dan diperkirakan telah pulang kampung ke Medan. Namun tanpa dugaan sebelumnya, korban bersama Endi Suhendi kemudian mendatangi kembali lokasi warung serta rumah orang tua pemilik warung tersebut walaupun tidak secara langsung. Korban dan Endi Suhendi melihat dari jarak yang tidak begitu jauh. Dari hasil peninjauan di lapangan, justru ditemukan bahwa para pelaku masih berada di lokasi dan tidak sesuai dengan keterangan sebelumnya yang menyebutkan telah pergi ke Medan. Selain itu, warung tersebut juga masih tetap beroperasi, bahkan hingga malam tahun baru masih ramai pembeli dan tidak pernah dilakukan penutupan. Hingga dilakukan survei lanjutan di lapangan, aktivitas usaha tersebut masih berjalan dan tidak terdapat indikasi penutupan sebagaimana yang diduga sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara hukum, perbuatan tersebut diduga kuat memenuhi unsur Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan secara bersama-sama di muka umum, karena dilakukan lebih dari satu orang dengan tindakan kekerasan terbuka di ruang publik.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun hingga kini, perkara tersebut belum menunjukkan arah kepastian hukum. Tidak adanya penetapan tersangka membuat kasus ini dinilai berjalan di tempat, bahkan terkesan mandek tanpa kejelasan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga per 12 April 2026, atau tepat 2 tahun 3 bulan 15 hari sejak laporan resmi dibuat, penanganan perkara ini masih stagnan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius publik terhadap keseriusan aparat penegak hukum dalam menuntaskan perkara kekerasan terhadap jurnalis.<\/p>\n\n\n\n<p>Belum adanya kejelasan hukum dalam kasus ini meski bukti dan laporan telah lengkap, dinilai memperlihatkan lemahnya respons penegakan hukum, meskipun perkara tersebut telah berjalan lintas tiga periode kepemimpinan Kapolres Majalengka.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sisi lain, berbagai organisasi pers seperti Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Gawaris, Aswin, AWI, Ikatan Wartawan Online Indonesia, FPII, serta LP3 telah berulang kali melakukan upaya konfirmasi, termasuk mendatangi langsung Polres Majalengka, namun hingga kini belum membuahkan hasil yang jelas.<\/p>\n\n\n\n<p>Peri Setiaji, Ketua LP3 DPK Majalengka yang juga menjabat Sekretaris Lembaga Hukum Anak Negeri (LAN) DPC Majalengka, menegaskan bahwa sikap diam dan lambannya penanganan perkara justru memperkuat dugaan lemahnya keberpihakan terhadap perlindungan jurnalis di lapangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Majalengka belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan perkara tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan catatan administrasi yang dimiliki oleh pihak media, tercatat setidaknya sudah enam kali surat resmi dikirimkan untuk meminta konfirmasi dan klarifikasi perkembangan kasus ini. Surat-surat tersebut telah dikirimkan secara berkesinambungan selama tiga periode kepemimpinan Kapolres, mulai dari era AKBP Indra Novianto, AKBP Willy Andrian, hingga kepemimpinan Kapolres saat ini, AKBP Rita Suwadi. Namun sangat disayangkan, tidak satu pun dari surat-surat resmi tersebut mendapatkan balasan maupun respons tertulis dari pihak kepolisian. Bahkan, upaya konfirmasi langsung yang dilakukan oleh sejumlah wartawan ke kantor Polres juga kerap tidak membuahkan hasil karena tidak diizinkan untuk bertemu dengan pihak yang berwenang.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun rincian surat-surat yang telah dikirimkan tersebut adalah sebagai berikut :<\/p>\n\n\n\n<p>\u2013 Tanggal 20 Mei 2024, dengan Nomor : KFR\/JKIV\/II\/083\/2024 (ditujukan kepada AKBP Indra Novianto).<\/p>\n\n\n\n<p>\u2013 Tanggal 28 Juni 2024, dengan Nomor : KFR\/JKIV\/II\/091\/2024 (ditujukan kepada AKBP Indra Novianto).<\/p>\n\n\n\n<p>\u2013 Tanggal 14 Januari 2025, dengan Nomor : KFR\/JKIV\/II\/096\/2025 (ditujukan kepada AKBP Indra Novianto).<\/p>\n\n\n\n<p>\u2013 Tanggal 25 April 2025, dengan Nomor : KFR\/DTPB\/II\/105\/2025 (ditujukan kepada AKBP Willy Andrian).<\/p>\n\n\n\n<p>\u2013 Tanggal 17 Oktober 2025, dengan Nomor : KFR\/MRI\/II\/112\/2025 (ditujukan kepada AKBP Willy Andrian).<\/p>\n\n\n\n<p>\u2013 Tanggal 30 Maret 2026, dengan Nomor : 017\/DPC-PPWI.Kab.Mjl\/Kfrs\/III\/2026 (ditujukan kepada AKBP Rita Suwadi).<\/p>\n\n\n\n<p>Rangkaian surat resmi tersebut menunjukkan bahwa upaya konfirmasi dan klarifikasi telah dilakukan secara berulang, sistematis, dan berjenjang, namun hingga saat ini belum memperoleh tanggapan resmi dari institusi terkait.<\/p>\n\n\n\n<p>Ivan menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar kasus pribadi, tetapi menyangkut marwah profesi wartawan dan kepastian hukum di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cIni bukan sekadar persoalan pribadi, tapi soal wibawa hukum, keselamatan wartawan dan marwah kebebasan pers,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak Kepolisian Resor Majalengka maupun pihak-pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan resmi demi keberimbangan informasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.<\/p>\n\n\n\n<p>Redaksi<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>EDUKADI NEWS &#8211; Kasus dugaan pengeroyokan terhadap wartawan Ivan Afriandi di Kabupaten Majalengka kembali menjadi&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":9692,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-9693","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-otomotif-otomotif"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>\u201cJANGAN REMEHKAN WARTAWAN!\u201dKasus Pengeroyokan Wartawan di Kadipaten Mandek, Korban Tuntut Kepastian Hukum Tanpa Tebang Pilih - Edukadi News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"\u201cJANGAN REMEHKAN WARTAWAN!\u201dKasus Pengeroyokan Wartawan di Kadipaten Mandek, Korban Tuntut Kepastian Hukum Tanpa Tebang Pilih - Edukadi News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"EDUKADI NEWS &#8211; Kasus dugaan pengeroyokan terhadap wartawan Ivan Afriandi di Kabupaten Majalengka kembali menjadi...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Edukadi News\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"Edukadi news\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-12T08:32:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-12T08:32:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image_editor_output_image156256930-1775982655382.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1213\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"edukadi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Edukadi news\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"edukadi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/\"},\"author\":{\"name\":\"edukadi\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/person\/b06f7fcc15ecf4bfa3ce872d94cd4498\"},\"headline\":\"\u201cJANGAN REMEHKAN WARTAWAN!\u201dKasus Pengeroyokan Wartawan di Kadipaten Mandek, Korban Tuntut Kepastian Hukum Tanpa Tebang Pilih\",\"datePublished\":\"2026-04-12T08:32:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-12T08:32:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/\"},\"wordCount\":1302,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image_editor_output_image156256930-1775982655382.jpg\",\"articleSection\":[\"Otomotif\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/\",\"url\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/\",\"name\":\"\u201cJANGAN REMEHKAN WARTAWAN!\u201dKasus Pengeroyokan Wartawan di Kadipaten Mandek, Korban Tuntut Kepastian Hukum Tanpa Tebang Pilih - Edukadi News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image_editor_output_image156256930-1775982655382.jpg\",\"datePublished\":\"2026-04-12T08:32:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-12T08:32:33+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image_editor_output_image156256930-1775982655382.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image_editor_output_image156256930-1775982655382.jpg\",\"width\":1213,\"height\":1600},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/edukadi.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"\u201cJANGAN REMEHKAN WARTAWAN!\u201dKasus Pengeroyokan Wartawan di Kadipaten Mandek, Korban Tuntut Kepastian Hukum Tanpa Tebang Pilih\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/edukadi.com\/\",\"name\":\"Edukadi News\",\"description\":\"Web berita Terpercaya!\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/edukadi.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#organization\",\"name\":\"Edukadi News\",\"url\":\"https:\/\/edukadi.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/cropped-EDULKADI-peneg2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/cropped-EDULKADI-peneg2.png\",\"width\":1584,\"height\":252,\"caption\":\"Edukadi  News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/person\/b06f7fcc15ecf4bfa3ce872d94cd4498\",\"name\":\"edukadi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7ae0444449a58662fb51860e89e5f34?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7ae0444449a58662fb51860e89e5f34?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"edukadi\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/edukadi.com\",\"Edukadi news\",\"Edukasi news\",\"https:\/\/x.com\/Edukadi news\"],\"url\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/author\/edukadi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"\u201cJANGAN REMEHKAN WARTAWAN!\u201dKasus Pengeroyokan Wartawan di Kadipaten Mandek, Korban Tuntut Kepastian Hukum Tanpa Tebang Pilih - Edukadi News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"\u201cJANGAN REMEHKAN WARTAWAN!\u201dKasus Pengeroyokan Wartawan di Kadipaten Mandek, Korban Tuntut Kepastian Hukum Tanpa Tebang Pilih - Edukadi News","og_description":"EDUKADI NEWS &#8211; Kasus dugaan pengeroyokan terhadap wartawan Ivan Afriandi di Kabupaten Majalengka kembali menjadi...","og_url":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/","og_site_name":"Edukadi News","article_author":"Edukadi news","article_published_time":"2026-04-12T08:32:15+00:00","article_modified_time":"2026-04-12T08:32:33+00:00","og_image":[{"width":1213,"height":1600,"url":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image_editor_output_image156256930-1775982655382.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"edukadi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@Edukadi news","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"edukadi","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/"},"author":{"name":"edukadi","@id":"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/person\/b06f7fcc15ecf4bfa3ce872d94cd4498"},"headline":"\u201cJANGAN REMEHKAN WARTAWAN!\u201dKasus Pengeroyokan Wartawan di Kadipaten Mandek, Korban Tuntut Kepastian Hukum Tanpa Tebang Pilih","datePublished":"2026-04-12T08:32:15+00:00","dateModified":"2026-04-12T08:32:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/"},"wordCount":1302,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image_editor_output_image156256930-1775982655382.jpg","articleSection":["Otomotif"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/","url":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/","name":"\u201cJANGAN REMEHKAN WARTAWAN!\u201dKasus Pengeroyokan Wartawan di Kadipaten Mandek, Korban Tuntut Kepastian Hukum Tanpa Tebang Pilih - Edukadi News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image_editor_output_image156256930-1775982655382.jpg","datePublished":"2026-04-12T08:32:15+00:00","dateModified":"2026-04-12T08:32:33+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#primaryimage","url":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image_editor_output_image156256930-1775982655382.jpg","contentUrl":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image_editor_output_image156256930-1775982655382.jpg","width":1213,"height":1600},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/04\/12\/jangan-remehkan-wartawankasus-pengeroyokan-wartawan-di-kadipaten-mandek-korban-tuntut-kepastian-hukum-tanpa-tebang-pilih\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/edukadi.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"\u201cJANGAN REMEHKAN WARTAWAN!\u201dKasus Pengeroyokan Wartawan di Kadipaten Mandek, Korban Tuntut Kepastian Hukum Tanpa Tebang Pilih"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/edukadi.com\/#website","url":"https:\/\/edukadi.com\/","name":"Edukadi News","description":"Web berita Terpercaya!","publisher":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/edukadi.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/edukadi.com\/#organization","name":"Edukadi News","url":"https:\/\/edukadi.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/cropped-EDULKADI-peneg2.png","contentUrl":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/cropped-EDULKADI-peneg2.png","width":1584,"height":252,"caption":"Edukadi  News"},"image":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/person\/b06f7fcc15ecf4bfa3ce872d94cd4498","name":"edukadi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7ae0444449a58662fb51860e89e5f34?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7ae0444449a58662fb51860e89e5f34?s=96&d=mm&r=g","caption":"edukadi"},"sameAs":["https:\/\/edukadi.com","Edukadi news","Edukasi news","https:\/\/x.com\/Edukadi news"],"url":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/author\/edukadi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/image_editor_output_image156256930-1775982655382.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9693","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9693"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9693\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9695,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9693\/revisions\/9695"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9692"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9693"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9693"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9693"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=9693"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}