{"id":10681,"date":"2026-07-14T15:39:46","date_gmt":"2026-07-14T08:39:46","guid":{"rendered":"https:\/\/edukadi.com\/?p=10681"},"modified":"2026-07-14T15:45:08","modified_gmt":"2026-07-14T08:45:08","slug":"pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/","title":{"rendered":"Pembangunan SPAM Regional Kuningan-Cirebon Senilai Rp1,7 Miliar Disorot, Kontraktor Sebut Pasang Pipa Pakai &#8220;Teknik Kondisional&#8221;"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>EDUKADI NEWS<\/strong> &#8211; Kuningan<br>Selasa 14 Juli 2026. Proyek pembangunan dan pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) senilai Rp 1.778.539.894,00 (Satu Miliar Tujuh Ratus Tujuh Puluh Delapan Juta Lima Ratus Tiga Puluh Sembilan Ribu Delapan Ratus Sembilan Puluh Empat Rupiah) di bawah naungan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat tengah menjadi sorotan. Sorotan ini terkait dengan metode pelaksanaan pemasangan pipa transmisi yang dinilai melenceng dari standar spesifikasi teknis yang telah ditentukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Proyek strategis ini dibangun di lokasi sumber air Desa Sangkanhurip, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan. Rencananya, aliran air bersih ini akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal di Kuningan sekaligus dialirkan ke wilayah yang cukup jauh, yakni Desa Winduhaji, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengingat jarak antarkabupaten yang cukup jauh, proyek ini membutuhkan instalasi pipa panjang yang menghubungkan kedua wilayah tersebut. Namun, dalam realisasi di lapangan, pihak pelaksana dituding mengabaikan standar galian pipa demi mengejar kemudahan instalasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Klaim Kontraktor: Menyesuaikan Kondisi Lapangan<\/p>\n\n\n\n<p>Menanggapi hal tersebut, perwakilan pihak pelaksana dari CV Lingga Aulia Perkasa, Jimmi, memberikan klarifikasi. Sebagai rekanan Pemprov Jabar yang bertanggung jawab atas proyek tersebut, ia mengakui bahwa pihaknya menggunakan mekanisme kerja atau &#8220;teknik kondisional&#8221; dalam pemasangan pipa transmisi dari Sangkanhurip (Kuningan) menuju Winduhaji (Cirebon).<br \/>Jimmi tidak menampik bahwa di dalam dokumen spesifikasi (spek) teknis, standar kedalaman galian tanah untuk penanaman pipa adalah minimal 60 sentimeter. Namun, ia berdalih kondisi medan di lapangan tidak memungkinkan standar tersebut diterapkan di semua titik.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Pemasangan pipa jaringan air mengikuti dengan kondisi di lapangan. Ada pemasangan pipa yang menggunakan klem yang terpasang di dinding parit atau saluran air yang sudah ada,&#8221; ujar Jimmi saat memberikan keterangan.(14\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, Jimmi menjelaskan beberapa kendala alam yang membuat pihaknya terpaksa mengabaikan standar galian 60 cm tersebut:<br \/>Area Pesawahan: Kondisi tanah yang dinilai labil setelah pipa terpasang dianggap berpotensi negatif jika pipa dipaksakan ditanam sedalam 60 cm.<br \/>Daratan dengan Pohon Besar: Keberadaan akar-akar pohon besar yang berakar di sepanjang jalur darat menyulitkan proses penggalian, sehingga kedalaman galian terpaksa dikurangi untuk menghindari benturan dengan pohon dan akar.<\/p>\n\n\n\n<p>Potensi Risiko Teknis dan Sorotan Publik<\/p>\n\n\n\n<p>Meski pihak kontraktor berdalih demi kelancaran proyek, penggunaan &#8220;teknik kondisional&#8221; ini memicu kekhawatiran terkait daya tahan dan kualitas proyek jangka panjang.<br \/>Kedalaman galian standar 60 cm dirancang agar pipa aman dari beban kendaraan, tekanan tanah, serta fluktuasi cuaca ekstrem. Pipa yang ditanam terlalu dangkal atau hanya diklem di dinding saluran terbuka rawan mengalami kebocoran, pecah akibat tekanan dari luar, hingga kerusakan akibat faktor luar (vandalisme atau hanyut saat debit air parit tinggi).<\/p>\n\n\n\n<p>Masyarakat dan pengamat pembangunan mendesak Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Jawa Barat, bersama Konsultan Pengawas, untuk segera turun ke lapangan melakukan audit teknis. Evaluasi mendalam sangat diperlukan guna memastikan proyek bernilai miliaran rupiah ini tidak cepat rusak dan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kuningan maupun Cirebon dalam jangka panjang.( RD\/Jack)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>EDUKADI NEWS &#8211; KuninganSelasa 14 Juli 2026. Proyek pembangunan dan pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10680,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_jetpack_memberships_contains_paid_content":false,"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"newstopic":[],"class_list":["post-10681","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v24.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pembangunan SPAM Regional Kuningan-Cirebon Senilai Rp1,7 Miliar Disorot, Kontraktor Sebut Pasang Pipa Pakai &quot;Teknik Kondisional&quot; - Edukadi News<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pembangunan SPAM Regional Kuningan-Cirebon Senilai Rp1,7 Miliar Disorot, Kontraktor Sebut Pasang Pipa Pakai &quot;Teknik Kondisional&quot; - Edukadi News\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"EDUKADI NEWS &#8211; KuninganSelasa 14 Juli 2026. Proyek pembangunan dan pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Edukadi News\" \/>\n<meta property=\"article:author\" content=\"Edukadi news\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-07-14T08:39:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-07-14T08:45:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/image_editor_output_image-991430987-1784018410170.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1372\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1109\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"edukadi\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@Edukadi news\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"edukadi\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/\"},\"author\":{\"name\":\"edukadi\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/person\/b06f7fcc15ecf4bfa3ce872d94cd4498\"},\"headline\":\"Pembangunan SPAM Regional Kuningan-Cirebon Senilai Rp1,7 Miliar Disorot, Kontraktor Sebut Pasang Pipa Pakai &#8220;Teknik Kondisional&#8221;\",\"datePublished\":\"2026-07-14T08:39:46+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-14T08:45:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/\"},\"wordCount\":469,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/image_editor_output_image-991430987-1784018410170.jpg\",\"articleSection\":[\"NEWS\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/\",\"url\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/\",\"name\":\"Pembangunan SPAM Regional Kuningan-Cirebon Senilai Rp1,7 Miliar Disorot, Kontraktor Sebut Pasang Pipa Pakai \\\"Teknik Kondisional\\\" - Edukadi News\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/image_editor_output_image-991430987-1784018410170.jpg\",\"datePublished\":\"2026-07-14T08:39:46+00:00\",\"dateModified\":\"2026-07-14T08:45:08+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/image_editor_output_image-991430987-1784018410170.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/image_editor_output_image-991430987-1784018410170.jpg\",\"width\":1372,\"height\":1109},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/edukadi.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pembangunan SPAM Regional Kuningan-Cirebon Senilai Rp1,7 Miliar Disorot, Kontraktor Sebut Pasang Pipa Pakai &#8220;Teknik Kondisional&#8221;\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/edukadi.com\/\",\"name\":\"Edukadi News\",\"description\":\"Web berita Terpercaya!\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/edukadi.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#organization\",\"name\":\"Edukadi News\",\"url\":\"https:\/\/edukadi.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/cropped-EDULKADI-peneg2.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/cropped-EDULKADI-peneg2.png\",\"width\":1584,\"height\":252,\"caption\":\"Edukadi  News\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/person\/b06f7fcc15ecf4bfa3ce872d94cd4498\",\"name\":\"edukadi\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7ae0444449a58662fb51860e89e5f34?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7ae0444449a58662fb51860e89e5f34?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"edukadi\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/edukadi.com\",\"Edukadi news\",\"Edukasi news\",\"https:\/\/x.com\/Edukadi news\"],\"url\":\"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/author\/edukadi\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pembangunan SPAM Regional Kuningan-Cirebon Senilai Rp1,7 Miliar Disorot, Kontraktor Sebut Pasang Pipa Pakai \"Teknik Kondisional\" - Edukadi News","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pembangunan SPAM Regional Kuningan-Cirebon Senilai Rp1,7 Miliar Disorot, Kontraktor Sebut Pasang Pipa Pakai \"Teknik Kondisional\" - Edukadi News","og_description":"EDUKADI NEWS &#8211; KuninganSelasa 14 Juli 2026. Proyek pembangunan dan pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum...","og_url":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/","og_site_name":"Edukadi News","article_author":"Edukadi news","article_published_time":"2026-07-14T08:39:46+00:00","article_modified_time":"2026-07-14T08:45:08+00:00","og_image":[{"width":1372,"height":1109,"url":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/image_editor_output_image-991430987-1784018410170.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"edukadi","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@Edukadi news","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"edukadi","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/"},"author":{"name":"edukadi","@id":"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/person\/b06f7fcc15ecf4bfa3ce872d94cd4498"},"headline":"Pembangunan SPAM Regional Kuningan-Cirebon Senilai Rp1,7 Miliar Disorot, Kontraktor Sebut Pasang Pipa Pakai &#8220;Teknik Kondisional&#8221;","datePublished":"2026-07-14T08:39:46+00:00","dateModified":"2026-07-14T08:45:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/"},"wordCount":469,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/image_editor_output_image-991430987-1784018410170.jpg","articleSection":["NEWS"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/","url":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/","name":"Pembangunan SPAM Regional Kuningan-Cirebon Senilai Rp1,7 Miliar Disorot, Kontraktor Sebut Pasang Pipa Pakai \"Teknik Kondisional\" - Edukadi News","isPartOf":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/image_editor_output_image-991430987-1784018410170.jpg","datePublished":"2026-07-14T08:39:46+00:00","dateModified":"2026-07-14T08:45:08+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#primaryimage","url":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/image_editor_output_image-991430987-1784018410170.jpg","contentUrl":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/image_editor_output_image-991430987-1784018410170.jpg","width":1372,"height":1109},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/2026\/07\/14\/pembangunan-spam-regional-kuningan-cirebon-senilai-rp17-miliar-disorot-kontraktor-sebut-pasang-pipa-pakai-teknik-kondisional\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/edukadi.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pembangunan SPAM Regional Kuningan-Cirebon Senilai Rp1,7 Miliar Disorot, Kontraktor Sebut Pasang Pipa Pakai &#8220;Teknik Kondisional&#8221;"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/edukadi.com\/#website","url":"https:\/\/edukadi.com\/","name":"Edukadi News","description":"Web berita Terpercaya!","publisher":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/edukadi.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/edukadi.com\/#organization","name":"Edukadi News","url":"https:\/\/edukadi.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/cropped-EDULKADI-peneg2.png","contentUrl":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/cropped-EDULKADI-peneg2.png","width":1584,"height":252,"caption":"Edukadi  News"},"image":{"@id":"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/person\/b06f7fcc15ecf4bfa3ce872d94cd4498","name":"edukadi","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/edukadi.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7ae0444449a58662fb51860e89e5f34?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/b7ae0444449a58662fb51860e89e5f34?s=96&d=mm&r=g","caption":"edukadi"},"sameAs":["https:\/\/edukadi.com","Edukadi news","Edukasi news","https:\/\/x.com\/Edukadi news"],"url":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/author\/edukadi\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/edukadi.com\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/image_editor_output_image-991430987-1784018410170.jpg","jetpack_sharing_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10681","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10681"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10681\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10682,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10681\/revisions\/10682"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10680"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10681"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10681"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10681"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/edukadi.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=10681"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}