EDUKADI NEWS – Menyambut libur dan arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) memastikan seluruh pembangkit listrik berbasis panas bumi yang dikelolanya beroperasi secara andal.
Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas sistem kelistrikan nasional di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.
Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk, Ahmad Yani, menegaskan bahwa pemanfaatan energi panas bumi menjadi salah satu kunci dalam menjaga pasokan listrik tetap stabil sekaligus menghadirkan energi bersih bagi masyarakat.
Idulfitri selalu menjadi momen yang hangat bagi masyarakat Indonesia untuk kembali berkumpul bersama keluarga dan orang-orang tercinta.
“Di momen seperti inilah kehadiran energi yang andal menjadi penting agar masyarakat dapat merayakan kebersamaan dengan nyaman.
“Oleh karena itu, PGE berkomitmen memastikan pasokan listrik berbasis panas bumi tetap terjaga secara optimal, sehingga masyarakat dapat merayakan hari raya dengan tenang dan penuh kehangatan.” ujarnya.
Dalam mendukung komitmen tersebut, PGE terus memperkuat perannya sebagai penyedia energi bersih melalui pengelolaan 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan total kapasitas terpasang mencapai 727 megawatt (MW).
Perusahaan ini bahkan mengelola sekitar 70 persen dari total kapasitas panas bumi di Indonesia, menjadikannya salah satu pilar utama dalam sistem kelistrikan nasional sekaligus motor penggerak transisi menuju energi ramah lingkungan.
Kontribusi PGE terlihat nyata dari operasional sejumlah pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di berbagai daerah.
PLTP Kamojang, misalnya, mampu memasok listrik untuk lebih dari 260.000 rumah tangga setiap hari.(Red)













