https://picasion.com/
NEWS  

Panen Dini di BUMDes Amanah Disorot, Warga Tuntut Transparansi Dan Audit Terbuka

EDUKADI NEWS – Kuningan
Senin 16 Maret 2026. Kebijakan pengurus BUMDes Amanah yang melakukan panen ikan lebih cepat dari jadwal semestinya menuai reaksi keras dari warga Desa Cihideunghilir kecamatan Cidahu kabupaten Kuningan Jawabarat. Keputusan sepihak ini memicu spekulasi di tengah masyarakat terkait potensi kerugian nilai jual hasil panen yang seharusnya dapat maksimal berkontribusi pada Pendapatan Asli Desa (PADes).

Warga kini menuntut penjelasan mendalam mengenai dasar pengambilan keputusan tersebut. Sejauh ini, minimnya sosialisasi dari pihak pengurus BUMDes menjadi pemicu utama timbulnya kecurigaan publik.
“Panen ini dilakukan secara senyap. Kami mempertanyakan parameter apa yang digunakan. Apakah ada urgensi teknis, atau hanya keputusan manajerial yang mengabaikan potensi kerugian desa? Kami meminta keterbukaan data: berapa ton yang dipanen, ke mana penjualannya, dan berapa nilai nominal yang masuk ke kas desa?” tegas salah satu warga setempat.

Desakan Terhadap BPD dan Pemerintah Desa
Menanggapi fenomena tersebut, warga mendesak BPD Desa Cihideunghilir untuk tidak pasif. BPD dituntut segera melakukan fungsi pengawasan (monitoring) secara nyata, termasuk memeriksa seluruh catatan operasional BUMDes Amanah sejak masa tebar benih hingga panen dilakukan.

Tuntutan warga meliputi:
Klarifikasi Resmi: Pengurus BUMDes wajib memberikan paparan data produksi dan penjualan secara transparan di depan warga.
Audit Independen: Jika diperlukan, warga mendesak adanya pemeriksaan laporan keuangan terkait perputaran modal operasional kolam.
Pertanggungjawaban: Jika ditemukan unsur kelalaian atau kebijakan yang merugikan desa, harus ada konsekuensi yang jelas.

“BUMDes adalah aset yang bersumber dari uang rakyat. Kami tidak akan tinggal diam jika ada indikasi ketidakberesan dalam pengelolaannya. Kami menunggu iktikad baik pengurus untuk duduk bersama dan memberikan penjelasan yang masuk akal,” tambah warga.

Warga akan mengatur jadwal pertemuan resmi dengan pihak pemerintah kecamatan Cidahu untuk menuntaskan polemik ini. Transparansi adalah harga mati demi menjaga integritas BUMDes Amanah sebagai motor ekonomi desa.
(RD)

https://picasion.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://picasion.com/