EDUKADI NEWS – Kuningan
Kamis, 19 Februari 2026. Kepala Biro (Kabiro) EDUKADINEWS Kabupaten Kuningan secara resmi mengumumkan akan melakukan investigasi menyeluruh terhadap pengelolaan BUMDesma eks UPK PNPM Mandiri Perdesaan di 18 kecamatan yang hingga kini belum melaporkan progres tahun buku 2025 kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan Jawabarat
Langkah ini diambil menyusul terbitnya surat instruksi DPMD bernomor 400.10.7/11/Pemda yang mengungkapkan fakta mengejutkan: hanya 14 dari 32 kecamatan yang patuh secara administratif. Kabiro EDUKADINEWS menilai, ketidakpatuhan ini memicu pertanyaan besar mengenai kondisi riil aset dana bergulir milik masyarakat di lapangan.
Investigasi Fokus pada Empat Titik Kritis:
Validasi Saldo Kas dan Bank: Tim investigasi akan menelusuri apakah saldo kas tunai dan bank yang ada di buku laporan sesuai dengan fakta fisik di rekening atau brankas BUMDesma, guna mengantisipasi adanya penggunaan dana di luar prosedur.
Audit Piutang Kelompok SPKP: Investigasi akan menyasar akar masalah di tingkat desa. Mengapa pembinaan Kelompok Simpan Pinjam Perempuan (SPKP) oleh para Kepala Desa selaku penasihat dianggap belum maksimal sehingga menghambat pelaporan.
Kondisi “Sehat atau Pailit”: EDUKADINEWS akan menguji klaim kondisi finansial BUMDesma. Apakah alasan “pailit” yang sering muncul adalah murni karena risiko bisnis atau akibat dari tata kelola yang buruk (mismanagement).
Efektivitas Pendampingan TAPM : Menyoroti sejauh mana Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) melakukan pendampingan teknis SAK ETAP di kecamatan-kecamatan yang laporannya macet.
Pernyataan Sikap Kabiro EDUKADINEWS
“Ini bukan sekadar masalah administratif, tapi soal pertanggungjawaban dana publik. Rakyat berhak tahu ke mana dan bagaimana dana eks PNPM itu dikelola. Jika 18 kecamatan masih ‘bungkam’, ada indikasi ketidakteraturan yang harus dibuka ke publik. Kami akan turun ke lapangan, berkoordinasi dengan DPMD, para Camat, hingga ke kelompok pemanfaat di desa-desa,” tegas Kabiro EDUKADINEWS Kuningan.
DPMD Kuningan sebelumnya telah memberikan instruksi keras agar para Camat memerintahkan Direktur BUMDesma segera melapor, namun jika imbauan tersebut tetap diabaikan, EDUKADINEWS berkomitmen untuk mengungkap fakta-fakta di balik kemacetan laporan tersebut demi transparansi dan perlindungan aset negara.
Pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan mendukung penuh upaya pengawasan ini agar BUMDesma kembali pada khitahnya sebagai penggerak ekonomi desa yang akuntabel.
( RD)













